
Baubau, 9 Juni 2026 – Gerakan Literasi Sekolah (GLS) menjadi salah satu program unggulan yang diterapkan di berbagai sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa. Program ini bertujuan menumbuhkan budaya membaca sejak dini sehingga peserta didik memiliki kemampuan literasi yang baik sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Melalui Gerakan Literasi Sekolah, siswa dibiasakan membaca buku selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kegiatan sederhana ini diharapkan dapat membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan dan menjadikan buku sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa program literasi tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga mendorong siswa untuk memahami isi bacaan, menyampaikan pendapat, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengolah informasi dengan baik.
Para guru turut berperan aktif dalam menyukseskan program ini dengan menyediakan berbagai bahan bacaan yang menarik dan sesuai dengan usia peserta didik. Selain itu, guru juga memberikan motivasi kepada siswa agar lebih gemar membaca dan menjadikan kegiatan literasi sebagai bagian dari rutinitas harian.
Untuk mendukung pelaksanaan program, sekolah menyediakan pojok baca di setiap kelas dan melengkapi perpustakaan dengan berbagai koleksi buku. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memudahkan siswa dalam mengakses sumber bacaan yang berkualitas dan bermanfaat.
Sejumlah siswa mengaku senang mengikuti kegiatan literasi karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Mereka juga merasa lebih percaya diri dalam menyampaikan ide serta lebih mudah memahami materi pelajaran setelah terbiasa membaca secara rutin.
Program Gerakan Literasi Sekolah juga mendapat dukungan dari orang tua siswa. Orang tua diharapkan dapat melanjutkan kebiasaan membaca di rumah dengan menyediakan waktu khusus untuk membaca dan memberikan contoh yang baik kepada anak-anak mereka.
Melalui Gerakan Literasi Sekolah, diharapkan minat baca siswa terus meningkat sehingga tercipta generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Budaya membaca yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Tinggalkan Komentar